Site icon MataPena

Contoh Teks Khutbah Jumat Bulan Muharram untuk Sholat Jumat

Suara.com – Bulan Muharram merupakan bulan pertama sekaligus menandai awal tahun Baru Islam. Pada bulan Muharram, umat Muslim dianjurkan untuk melaksanakan berbagai amalan baik, termasuk membawakan khutbat Jumat bulan Muharram.

Ada banyak contoh teks khutbah Jumat untuk sholat Jumat yang bertemakan tentang bulan Muharram. Nah bagi yang butuh inspirasi atau referensi teks khutbah Jumat bulan Muharram, simak berikut ini contoh teksnya yang dilansir dari berbagai sumber

Contoh Teks Khutbah Jumat Bulan Muharram

 Assalamualaikum Wr. Wr.

Jemaah sholat Jumat yang dirahmati Allah

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puja-puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahlan banyak kenikmatan kepada kita semua.  Marilah kita juga panjatkan shalawat dan salam kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabatnya, dan seluruh umat Islam.

Tak terasa kita sudah memasuki tahun baru Islam yang diawali dengan bulan Muharam. Di bulan Muharram atau awal tahun ini, mari kita sambut dengan melakukan berbagai amalan baik dan mendekatkan diri pada Allah SWT.

Bulan Muharam bukanlah bulan yang biasa. Sebab bulan tersebut termasuk bulan haram yang mana pada bulan tersebut dilarang untuk melakukan perbuatan tercela dan keji. Keistimewaan bulan Muharram ini tertuang juga dalam Alquran surat At-Taubah ayat 36 berikut ini.

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus..” (QS. At-Taubah: 36)

Seperti yang disebutkan dalam ayat di atas, bulan haram ini terdiri dari Dzulkaidah, Dzilhijah, Muharram, dan Rajab. Pada masa Rasulullah SAW dan para sahabatnya, empat bulan haram ini sangat dihormati. Pada bulan ini, umat Muslim juga dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah.

Jemaah shalat Jumat yang dikasihi Allah

Umat Muslim dianjurkan untuk  banyak berpuasa pada bulan Muharam semampunya. Salah satunya yaitu melaksanakan puasa Asyura tanggal 10 Muharram. Anjuran melaksanakan puasa Asyura ini tertuang juga dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwyatka Imam Muslim berikut ini.

“Nabi SAW ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.”(HR. Muslim).

Jemaah shalat Jumat yang dilindungi Allah

Cara melaksanakan puasa Asyura ini sama seperti puasa pada umumnya, yakni menahan diri dari segala hal-hal yang membuat puasa batal dari mulai terbit fajar sampai terbanamnya matahari. Selain puasa Asyura, Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk menambah puasa satu hari pada tanggal 9 Muharam  yang disebut sebagai puasa Tasua.

Anjuran puasa Tasua 9 Muharram ini tertuang dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim berikut ini.

“Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)- kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” (HR. Muslim no)

Demikian khutbah Jumat tentang bulan Muharram ada amalannya yang bisa dilakukan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan hidayahNya kepda kita semua.

Wasallamualaikum Wr. Wb.

Itulah salah satu contoh teks Khutbah Jumat Bulan Muharram yang bisa dijadikan referensi oleh para khatib. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Sumber: Suara.com

User Review
0 (0 votes)
Comments Rating 0 (0 reviews)
Exit mobile version